GUBERNUR PROVINSI BANTEN AKAN LANTIK DUA KEPALA DAERAH TERPILIH

GUBERNUR PROVINSI BANTEN AKAN LANTIK DUA KEPALA DAERAH TERPILIH

Serang- Dua pasangan kepala daerah terpilih Bupati dan Wakil Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah/ Pandji Tirtayasa dan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Tb Iman Ariadi/Edi Ariyadi rencanya  dilantik Gubernur Banten Rano Karno di Pendopo Gubernur Banten di KP3B pada 17 Februari 2016 mendatang pada pukul 09.00 WIB. Namun demikian dalam pelantikan tersebut pemprov Banten membatasi peserta undangan.

Kepala Biro Pemerintahan setda Provinsi Banten Drs.E.Kusmayadi, M.Si mengatakan, pembatasan tamu undangan ini dimaksudkan untuk menjaga ketenangan dan kehidmatan proses pelantikan, karena Pemprov Banten hanya membatasi undangan sebanyak 177 orang.

“Konsepnya disepakati kesederhanaan dan terbatas, tempatnya di pendopo, selain tamu undangan tidak boleh masuk. Karena yang kita utamakan adalah kehidmatan prosesi pelantikan,” ujarnya saat ditemui setelah rapat persiapan pelantikan kepala daerah di pendopo Gubernur di KP3B Kota Serang, Banten.

Menurut Kusmayadi,  ke 177 undangan tersebut terdiri dari unsur pemerintahan, DPRD, KPU parpol dan tokoh masyarakat.

“Kita sudah sepakati dengan pihak Kabupaten Serang dan Kota Cilegon. Semua akan disterilkan termasuk lingkup parkir. Yang diundang surat undangan harus dibawa, namun untuk pers boleh meliput tanpa undangan,” katanya.

Masih menurut Kusmayadi, rencananya pelantikan tersebut akan dihadiri oleh perwakilan tim dari pemerintah pusat untuk melakukan monitoring prosesi pelantikan, namun belum bisa dipastikan siapa yang akan datang.  “Akan hadir dari pusat namun kita belum tahu siapa nanti yang datang,” katanya.

Untuk dua kepala daerah lainnya yaitu, pasangan kepala daerah terpilih Kabupaten Pandeglang dan Tangsel sesuai radiogram dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dilantik setelah masa jabatan habis. “Proses untuk SK nya sudah diajukan dari Kemendagri,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Banten Agus Supriatna mengatakan, pada dasarnya prosesi pelantikan dua kepala daerah terpilih tersebut, KPU hanya mensupport saja.  “Kita sifatnya hanya mendukung saja jalannya prosesi pelantikan yang disiapkan Pemprov Banten,” katanya.

Saat ditanya, untuk prosesi pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang Irna Narulita/Tanto Warsono Arban, dan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diani/Benyamin Davnie. Menurut Agus, prosesi pelantikan kedua pasangan tersebut kemungkinan bisa bersamaan, bahkan terpisah. Mengingat habis masa jabatan kedua kepala daerah tersebut berbeda-beda.

“Walikota Tangsel Airin Rachmi Diani baru akan berakhir 20 April 2016 dan Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi masa jabatannya berakhir pada 10 Maret 2016. Saat ini Pemrpov Banten sedang memproses SK untuk dua kepala daerah yang akan dilantik sesuai akhir masa jabatann kepala daerah sebelumnya,” katanya.

Agus menerangkan, pada prinsipnya pelantikan dua kepala daerah mengacu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan atas UU No 1 Tahun 2015 Tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 1 Tahun 2014 tentang pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota menjadi undang-undang.

“Pada dasarnya sesuai Undang-Undang Nomor 8 tahun 2015 itu, tidak boleh melebihi atau mengurangi masa jabatan kepala daerah," katanya.(PES)

 

Sumber : BANTEN88.COM