GUBERNUR TINJAU PUSAT KOTA SERANG DAN BERBAUR DENGAN WARGA

GUBERNUR TINJAU PUSAT KOTA SERANG DAN BERBAUR DENGAN WARGA

malam, menjadi malam yang tidak disangka bagi masyarakat yang sedang menikmati malam di area alun-alun Kota Serang.  Pasalnya,  pada malam tersebut Gubernur Banten Wahidin Halim meninjau area publik tersebut. 

Sebelum ke Alun-alun,  orang nomor satu di Banten tersebut menyidak Unit Layanan Pengadaan (ULP) di area eks Pendopo Gubernur Banten di Jl. Brigjen KH. Samun Kota Serang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun,  ke ULP,  WH datang menggunakan kendaraan roda empat.  Namun saat kembali pulang,  WH berjalan kaki. Setelah melakukan sidak ke ULP, sekitar pukul sembilan malam,  mantan Walikota Tangerang tersebut memutuskan jalan kaki ke rumah dinas nya di Cipete,  Jalan Ahmad Yani,  Kelurahan Sumurpecung, Kota Serang sambil meninjau sejumlah fasilitas umum. 

Alun-alun Kota Serang,  wifie corner,  gedung olahraga,  hingga pasar royal menjadi sasaran tinjauan WH.  Sambil berjalan ke rumahnya WH pun menyenpatkan diri berbincang dengan remaja yang sedang asyik nongkrong di pinggiran jalan. 

"Saya ikut sampe rumah dinas,  hebat,  kuat jalan kakinya," ujar salah satu masyarakat Kota Serang,  Firman bercerita di kantor MUI Banten, Kamis (18/5/2017).

Firman sendiri mengaku tidak sengaja melihat aksi WH tersebut.  Firman yang mengaku sedang asyik menikmati kopi dibuat kaget melihat WH berjalan kaki keliling sekitar alun-alun Kota Serang.  

Nulyandi,  warga kota Serang yang sedang bermain bulu tangkis di gedung olahraga yang berada di komplek alun-alun pun mengaku kaget.  Dirinya tidak menyangka WH masih bekerja di jam istirahat. 

"Lumayan kaget juga ada pak gubernur," katanya. 

Menurut Nulyandu,  WH terlihat mengamati area olahraga bulu tangkis tersebut.  WH pun menurut Nulyandi sempat mengomentari kondisi gedung olahraga tersebut.  "Katanya ini kotor,  pak gubrnur juga nanti mau maen disini," pungkasnya. 

Nulyandi menilai apa yang dilakukan oleh WH sangat bagus.  Dikatakan Nulyandi,  untuk mengetahui persoalan,  pemimpin harus mau terju langsung ke lapangan.  "Mantap itu,  gubernur emang harus gitu,  ngelihat langsung," ujarnya.