Gubernur Banten Tekankan Pentingnya Salat dan Jaga Persatuan Bersama

Gubernur Banten Tekankan Pentingnya Salat dan Jaga Persatuan Bersama

Gubernur Banten Wahidin Halim kembali menekankan sebagai umat muslim harus mengutamakan salat serta pentingnya meningkatkan persatuan terhadap sesama. Hal tersebut dikatakan Wahidin Halim saat menggelar acara Isra Mi’raj di rumah dinas Gubernur Banten di Jln Ahmad Yani No 161 A Kota Serang, Kamis (4/4/2019) malam.

“Kerja dengan landasan keimanan. Shalat wajib harus ke masjid. Sesibuk apapun dalam pekerjaan di kantor upayakan salat berjamaah. Dan itu sudah saya tanamkan sejak saya menjabat Gubernur Banten,” ungkap Wahidin Halim.

Untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathoniyah, Gubernur yang akrab disapa WH ini menjelaskan bahwa setiap bulan di rumah dinasnya biasa digelar pengajian bersama tokoh agama dan masyarakat serta staf Pemprov Banten.

“Jaga hubungan diantara kita. Perbedaan diantara kita merupakan khazanah. Jalin persatuan, ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathoniyah,” pesan Gubernur.

Gubernur dalam sambutannya mengungkapkan keyakinan dan kepercayaannya bahwa Rasulullah Muhammad SAW melakukan perjalanan itu, salah satu hasilnya adalah perintah menjalankan salat lima waktu.

“Kita haqqul yaqin perjalanan Rasullah saw dari Mekkah ke Baitul Maqdis terus ke Sidratulmuntaha, Itu sebabnya kita harus utamakan salat dan sabar. Karena kita hidup di dunia dan akherat. Kalau dunia susah masa akherat sengsara,” ungkap Gubernur.

Gubernur juga mengungkapkan berbagai keberhasilan Pemerintah Provinsi Banten yang dalam prestasi dan apresiasi Pemerintah Pusat juga karena selalu ada bersama masyarakat. Diantaranya, dua tahun berturut mendapatkan pengelolaan keuangan terbaik, WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).

“Setidaknya bisa membuktikan kepada masyarakat jika Banten terbebas dari korupsi,” tandasnya.

Begitu pula berbagai apresiasi dari Pemerintah Pusat saat penanganan bencana tsunami kemaren yang dianggap Pemda tanggap dan selalu hadir dengan masyarakat. “Itulah indahnya Islam, selalu saling memberikan pertolongan,” kata Gubernur.

Gubernur juga ungkapkan komitmennya untuk terus membangun Banten, tidak korupsi, mengedepankan kejujuran, keikhlasan, serta amanah untuk membangun Banten. “Kita berdoa untuk Banten yang baldatun thoyibatun warabbun ghoffur. Amiin,” pungkas Gubernur.