Gubernur Banten  Wahidin Halim-Arief R Wismansyah Berpelukan saat HUT Banten ke-18

Gubernur Banten Wahidin Halim-Arief R Wismansyah Berpelukan saat HUT Banten ke-18

Pemerintan Provinsi Banten merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 18, Kamis (4/10/2018).

Ada pemandangan berbeda dalam peringatan hari jadi Provinsi Banten kali ini.

Pasalnya, Gubernur Banten Wahidin Halim memberi pelukan hangat kepada Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

Sebelumnya, keduanya sempat bersitegang. Namun, saat HUT Banten berpelukan ala film serial anak-anak  Teletubbies yang disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Seperti diberitakan sebelumnya, hubungan Wahidin Halim-Arief R Wismansyah sempat terjadi riak-riak dalam konstelasi politik.

Saat pemilihan wali kota lalu, Arief kalah telak dalam pengumpulan suara dalam lingkungan kediaman Wahidin.

Padahal,  lawannya hanya kotak kosong ketika itu. Kendati demikian mereka sempat berpasangan memimpin Kota Tangerang di medio 2008-2013.

Resepsi Peringatan HUT Provinsi Banten ke- 18 ini dilaksanakan di kawasan Masjid Agung, Banten Lama, Kabupaten Serang.

Acara diawali dengan prosesi ziarah ke makam Sultan Hasanudin oleh Gubernur Banten Wahidin Halim bersama dengan pejabat Forkopimda, sebelum dilanjutkan apel bersama di halaman masjid.

Selepas itu para undangan disuguhkan dengan pertunjukan tarian tradisional Banten seperti Rampag Bedug dan Silat yang dilakukan secara kolosal oleh para seniman.

Arief yang mengikuti semua prosesi resepsi pun terlihat berpelukan dengan Wahidin memberikan ucapan selamat di HUT ke- 18 Banten. Suasana ketika itu mencair dan dari kedua wajah mereka tampak semringah.

"Tanggal 4 Oktober menjadi hari yang spesial bagi seluruh elemen di Provinsi Banten. Di tanggal ini merupakan momen yang bersejarah, karena pada hari inilah tanah jawara berdiri sebagai provinsi," ujar Arief.

"Saya atas nama pemerintah dan warga Kota Tangerang mengucapkan Dirgahayu Provinsi Banten ke- 18. Mari bangun Banten untuk perubahan," ucapnya.

Arief juga berharap, pada  usia yang menginjak dewasa ini, Banten bisa menuju perubahan yang lebih baik.

"Di usia yang menginjak 18 tahun ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkokoh tekad membangun Banten menuju perubahan yang lebih baik," ucap Arief.

"Dengan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat Banten yang sejahtera," katanya.