Mudah-mudahan Kedepan Ada Mendagri dari Alumni IPDN

Mudah-mudahan Kedepan Ada Mendagri dari Alumni IPDN

Saat menjadi inspektur upacara di apel reuni akbar alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di kampus sekolah penghasil pamong itu,  Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sempat melontarkan pernyataan menarik. Ia berharap kelak ada Mendagri yang berasal dari alumni IPDN.

"Mudah-mudahan ke depan ada Mendagri dari alumni IPDN," kata Tjahjo, di hadapan para alumni dan praja IPDN di Jatinangor, Sumedang,Jawa Barat, Kamis (5/4).

Dalam pesannya sebagai inspektur upacara, Tjahjo juga sempat menyinggung peran Soekarno atau Bung Karno, dalam sejarah berdirinya IPDN. Menurut Tjahjo, Bung Karno tak bisa dilepaskan dari sejarah berdirinya sekolah penghasil pamong. Bung Karno, adalah pendiri IPDN. Sekolah penghasil pamong itu didirikan pertama kali di Malang, Jawa Timur.Bung Karno juga yang mengisiasi berdirinya Lemhanas di Jakarta. Tak lupa, Tjahjo juga mengutip pernyataan Bung Karno tentang pentingnya orang Indonesia punya impian, imajinasi dan konsepsi.

"Satu arti yang harus ditanamkan, Bung Karno selalu mengatakan setiap manusia, pemimpin harus punya imajinasi, impian dan gagasan, dengan itu dia dimanapun berada dia pasti punya konsepsi-konsepsi dan pikiran tadi. Dari konsepsi dan gagasan itu tiap peran tugas berani dilakukan, itulaj pemikiran bung Karno yang harus  dicamkan,"katanya.

Ia berharap, apa yang pernah diucapkan Bung Karno jadi spirit para alumni dan praja IPDN.  Seluruh alumni dan praja IPDN harus punya impian dan cita-cita. Punya imajinasi. Dengan itu, akan lahir konsepsi dan gagasan. Dengan konsepsi itu pula,akan muncul keberanian untuk melangkah. Berani menggerakkan serta mengorganisir masyarakat.

"Mari kita dukung semua program pemerintahan Pak Jokowi,"katanya.

Tjahjo juga menyinggung soal isi hutang Indonesia. Banyak yang mencibir hutang Indonesia sekarang begitu banyak. Tapi banyak orang lupa pula, bahwa hutang Indonesia sekarang merupakan akumulasi dari hutang-hutang pemerintahan sebelumnya.

"Sekarang ada isu hutang banyak. Ini akumulasi hutang presiden yang lalu. Biarlah masyarakat yang menilai," ujarnya.

Di ujung pidatonya sebagai inspektur upacara, Tjahjo berpesan pada para praja IPDN, agar jangan menggunakan narkoba. Ia juga memperingatkan, para praja jangan mengembangkan budaya kekerasan di kampus.

"Jangan main pukul. Tertangkap tangan, akan langsung dipecat. Bangun solidaritas, bangun komunikasi, dengarkan nasihat para alumni, contoh pengalamannya dan bangun persaingan yang sehat dengan menunjukkan prestasi," katanya