Ribuan Warga Baduy "Geruduk" Museum Negeri Banten

Ribuan Warga Baduy "Geruduk" Museum Negeri Banten

Sekitar dua ribu masyarakat Baduy akan melakukan perjalanan dari Desa Kanekes Kabupaten Lebak hingga museum negeri Banten, Kota Serang, Provinsi Banten. 

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati menjelaskan,  jarak yang akan di tempuh oleh masyarakat ada suku Baduy kurang lebih sepanjang 115 kilometer. Menyusuri jalur Kanekes Kabupaten Lebak, jalur utama Kabupaten Pandeglang, hingga Kota Serang.

“Perjalanan spiritual suku adat Baduy tersebut mencerminkan kesederhanaan dan keikhlasan yang kental sarat makna budaya leluhurnya,” papar Eneng Nurcahyati, Kamis (27/4) sebagaimana dilansir Radar Banten Online (Jawa Pos Grup).

Ritual tahunan ini dilakukan sebagai ekspresi rasa syukur masyarakat adat Baduy atas limpahan keberkahan dan rizki selama ini. Selain itu, kearifan lokal ini sebagai bentuk penghormatan masyarakat adat suku Baduy terhadap Pemerintah Provinsi Banten.

Menurut Eneng,  tradisi ini dijadikan simbol atau identitas budaya di Provinsi Banten yang merupakan satu daerah yang memiliki ragam budaya unik dalam menjaga kearifan lokalnya.

"Sebagai suatu kearifan lokal,  Seba Baduy pun memiliki nilai pariwisata yang tinggi. Wisatawan lokal maupun dari luar daerah bahkan luar negeri akan disuguhkan suatu pertunjukan yang memiliki nilai yang sangat luhur, kaya akan makna-makna filosofis yang hanya ada di Banten," beber dia.

Karenanya, Eneng mengajak seluruh masyarskat umum maupun wisatawan untuk datang ke Kota Serang dan ikut menjadi saksi kekhidmatan,  kesakralan, serta keindahan Seba Baduy yang tahun ini disebut Seba Gede.

Dengan menyaksikan langsung tradisi seba ini, selain terhibur, masyarakat maupun wisatawan akan melihat gambaran keteguhan dan kesederhanaan dari sikap dan penampilan masyarakat adat Baduy.

Sebagai salah satu potensi wisata unggulan Provinsi Banten, setiap tahunnya,  Seba Baduy selalu menarik perhatian jutaan pasang mata.Tidak hanya dari dalam negeri,  pasang mata tersebut pun datang dari luar negeri.  

“Itu menunjukan bahwa Banten merupakan wilayah yang memiliki potensi wisata yang besar, salah satunya adalah suku adat Baduy,” pungkas dia.